Dear seseorang yang [pernah] mencintai ku dengan sepenuh hati,
Semoga hari ini tidak turun hujan di tempat kau berpijak
Kau masih membenci hujan bukan? Oh, berhentilah membencinya suatu saat nanti
Tiada yang salah dengan percikan air dari angkasa itu
Aku ingin bercerita karena sudah lama sekali kita tak melakukannya lagi
Apa kabar pohon rambutan di depan rumahmu? Semoga angin kencang belakangan ini tidak merobohkannya
Apa kabar gitarmu? Berlatihlah yang benar! Kau masih beratus-ratus tingkat jauhnya dari Sungha Jung #ouppss
Apa kabar dirimu? Apa kabar hatimu?
Well, I’m just asking.
Aku kadang-kadang masih khawatir tentang dirimu
Tolong jangan bersedih atau menyalahkan dirimu sendiri lagi
Hidup itu adalah berlari kedepan. Memang tak mudah seperti yang dikatakan
Tapi kau adalah salah satu lelaki luar biasa yang kukenal.
Kamu pasti bisa ![]()
Semoga seorang perempuan luar biasa akan segera untuk mendampingimu
Afedersiniz, itu adalah bahasa Turki yang artinya maaf
Mungkin kau telah bosan mendengarku berucap maaf jadi ku ganti saja dengan kata itu
Setidaknya tulisannya berbeda
Kenapa aku pilih bahasa Turki?
Yah, negara itu tiba-tiba saja muncul di otakku
Kata maaf memang tidak pernah cukup untuk menghilangkan perasaan bersalah ini
Bagaimana mungkin seorang yang telah memberikan hati sebulat-bulatnya ku tinggal begitu saja?
Namun begitulah kenyataannya!
Perasaaan adalah mahluk terbebas di jagad raya yang tak bisa diikat oleh apapun
Dan aku menghargai perasaanku, untuk itu aku tak bisa selamanya berpura-pura
Aku mencintai mimpi-mimpiku lebih dari dirimu
Dan karena itu aku harus memilih
Afedersiniz, afedersiniz, afedersiniz, afedersiniz, afedersiniz!
Kalau kau masih rindu aku, mainkanlah gitar di tengah hujan.
Pasti, pasti, ada yang menghampirimu dan berkata
Bang, kamu kaga gila kan?? Hahaha.
Jangan bersedih lagi!
Tersenyumlah setiap hari hujan turun untuk mengenang aku, yang kadang masih juga rindu kamu.
Salatiga, 19 Januari 2013 – kita pasti akan bertemu lagi suatu saat
Yeeha…. Yang lagi megingat seseorang dimasa lalu
Suit suit…
Ah bang Rizqi… hihiihi
*bashful*shy*
Turki…. Makane sekokah yang pinter biar kepilih olimpiade biologi trus kuliah diturki….
wkwkkwkw… itulah
Dan dia akan memaafkanmu juga
semoga mbak