Izinkan aku mengunjungi mu dalam mimpi
Menyapu lembut matamu dengan senyuman
Menyematkan secangkir kehangatan di aliran darahmu
Izinkan aku mengalamatkan kekaguman di dahimu
Lewat warna yang bergelora di pucuk purnama
Tersimpan dalam melati kering jarimu
Izinkan aku untuk terus begini
Karena dunia melempar sauh kekejaman begitu dalam
Memisahkan kita berdepa-depa kilometer
Ada kata-kata yang tak pernah bisa fasih diucapkan
Seperti rasa yang muncul tanpa penyebab
Biarkan, biarkan aku gugur dalam pesonamu
Jangan coba bertanya
Cukup izinkan aku saja
..
puitik
puisi yang cantik menggelitik
seperti hujan rintik-rintik
di sore habis terik
tik tik
..
sejuk rasanya
dia yang dipesonai tentu lebih merasa nyess gimanaaa githu
hahaha.. semoga opa