Hanya Kau

Tak pernah mampu
Kurangkai kata yang indah untukMu
Meskipun berlimpah ilusi dan ingin

Dalam setiap sepi yang merayapi
Hidup semakin renta
Kejayaan dan kesetiaan nanti akan berhenti disuatu petang
Cinta kadang bermetofora dalam kesia-siaan
Barangkali nanti hikayat menjadi nyata

Lonceng dan Adzan bersahutan memecah kesunyian
Hati berlomba memaknai kurnia

Gemercik uang koin menyapa hari
Dan kehampaan menjadi penutup bunga tidur
Tak ada yang abadi

Hanya Kau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s