Persimpangan Jalan

Kita harus berpisah
Menahan rasa ditengah deru hujan malam
Sungguh tak sanggup
Angin semilir datang terlalu pagi
Dan kitapun tak mampu menghalaunya

 

Dipersimpangan jalan kita harus berhenti
Melangkah dijalan masing-masing
Entah kan terjatuh
Atau tetap mengangkat dagu
Arah langkah kita selalu tak sama
Rasapun telah berbeda

 

Kita semestinya tegar
Sebab dari dulu, langkah kita tak direstui langit
Air mata hanyalah alasan
Dan kebohongan adalah nyata bagiku
Jika nanti suatu sore kau rindu akau
Hiruplah udara senja
Kau akan selalu merasakan riak rinduku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s