Elegi Hari Kemarin,

Hari kemarin, tak ada ucapan yang terlontar
Tak ada tart atau secangkir kopi spesial
Seperti tahun-tahun sebelumnya
Dan suara ibu lirih menyapa lewat telepon

Apalah guna selamat ulang tahun??
Kau sudah tidak merasakan sukacitanya
Hanya bisaku lihat kau berpangku tangan diatas nisan
Bernyanyi riang
Hingga menyipitkan mata sendumu
Mungkin berusaha mengeringkan airmataku, yang tak bisa lagi kau seka

ā€œSalam hangat , Papaā€

(26-4-2012, 07.13. Dalam Sebuah Perenungan Tentang hari Kemarin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s