Janji Yang Terlupa

Mungkin kau telah melupakan janji yang kita semai
saat hujan menenggelamkan mentari
Kau terlalu cepat berlari
meninggalakan rasa di halaman pertama buku harian kita
Meninggalkan aku bernapas dengan hembusan angin

Jika kita tak lagi sepaham,
Bagaimana bisa kuingatkan lagi janji itu?
Jika kita tak lagi saling percaya,
Bagaimana bisa kusapu perih didadamu??
Jalan yang kita telusuri telah tertutup keegoisan
Kristal hujan bercampur airmata menusuk dimalam hari

Semoga badai membawa kita berpulang ke masa lalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s