#Challenge8: A Song That Me Know All The Words To

Lagu ini saya coba pahami dari sisi saya. Entah apa artinya bagi manusia lain

Pulanglah Padanya (Jikustik)


Tak perlu menilik masa lalu, yang sudah terjadi, terjadilah

Menggebu-gebu mempersalahkan diri sendiri dan dunia, apa gunanya? Barangkali ini yang mereka sebut suratan takdir.
Jalani saja, hidup kadang punya kejutan yang tak pasti

Waktu tak mungkin kau kalahkan hanya untuk sebuah kenangan

Berhentilah berlari melawan matahari, sudah terlalu pagi rasanya untuk menghitung bintang, sayang!
Sudahlah, kita relakan saja setiap fragmen kebersamaan yang kita susun sejak purnama pertama.
Kau faham betul, cahaya bulan terkadang menyakitikan kita.


Pasangan hidup telah kau temukan, doamu telah diberi jawaban

Dia adalah gadis yang kau pilih untuk menghidupkan sepinya hari-harimu. Jika dia adalah doa-doamu, aku masih belum mengerti mengapa kau masih mengirimkan lembayung rindu saat senja kepadaku??
Entahlah.

Hidupmu jangan kau pertaruhkan hanya demi mengulang kenangan

Waktu terus berlalu meyaksikan segala sesuatu. Pohon-pohon berguguran lalu menghijau lagi.
Namun agak sedikit naif sepertinya jika kau menyangka setiap cinta yang tersakiti akan selalu menyambut dengan tangan terbuka. Cinta memang memaafkan, namun tidak cukup bodoh untuk menjadi sakit kembali oleh hal yang sama bukan?

Jangan pernah merasa, hidup ini tak adil. Kau tak akan bisa mendapatkan semua

Bayangkan saja jika semua orang bisa memperoleh apa yang mereka inginkan. Apa jadinya dunia ini?? Kita hidup disini hanya sementara, dengan peran yang telah dipercayakan kepada masing-masing. Mainkanlah dengan sepenuh hati agar dunia terlihat seimbang. Why So Serious? Laugh, thankful and play life on!

Aku akan  lanjutkan langkah yang sempat tertahan

Aku telah berhenti sejenak. Bukan lari dari kenyataan tapi untuk mengumpulkan kekuatan. Kekuatan untuk memulihkan setiap bagian yang terluka dan berlari lagi mengejar matahari. Terluka dan tidak lagi menjadi sakit. Memang hati punya cara yang ajaib untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Tepat pada waktunya, selalu.

Pulanglah padanya, ke dalam pelukannya.

Kembalilah, sebelum kau melupakan jalan pulang menujunya. Cukup aku saja yang mengerti bagaimana rasanya.
Aku bukan lagi gadis kecil yang suka kau acak-acak rambutnya, yang bisa kau redakan tangisnya dengan sekotak ice cream.
Bawalah, bawa saja dirimu,diriku, cintamu, cintaku, egomu, egoku, airmatamu, airmataku, mimpimu, mimpi kita.
Simpan saja dalam kotak kenangan kita, kotak Korek Api Kayu yang kita buat saat bulan masih merah jambu.

11 thoughts on “#Challenge8: A Song That Me Know All The Words To

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s