#Challenge18: A Song that I Wish I Heard on the Radio

Jika mendengar radio, saya harap beberapa lagu di bawah akan di putarkan.
Ini bukan lagu yang sedang naik daun satau sedang hebohnya membahana dimana-mana sekarang.
Beberapa lagu dibawah adalah lagu jaman dulu. Namun memang keindahannya menembus ruang dan waktu menurut saya🙂.
Mungkin dalam program tembang-tambang lawas, lagu-lagu ini akan di putar.
Memang sih, di komputer saya sudah punya. Tapi mendengar dari radio memang rasanya sesuatu sekali.
Aura berbeda karena ada kekuatan harapan dan kejutan diselingi indahnya suara penyair.
Semoga ada yang merequest lagu ini, malam ini, di frekuensi mana saja.

* You Are The Universe – Brand New Heavies*

You’re a winner, so do what you came here for
The secret weapon, isn’t secret anymore
You’re a driver, never passenger in life
And when you’re ready, you won’t have to try ’cause

You are the Universe
And there ain’t nothin’ you can’t do
 If you conceive it, you can achieve it
That’s why, I believe in you, yes I do

The Brand New Heavies adalah band asal London Barat yang dibentuk tahun 1985, dengan menganut aliran musik jazz dan funk. Lagu ini dirilis pada tahun 1997 (zaman kelas IV SD- lamaaaaaaa), dan diambil dari album mereka “Shelter” . Lagu ini memang penyemangat luar biasa dikala semua orang memandang kamu dan bilang ” siapa elo??? â”’(‘o’â”’)”. Bangkitlah dan yakin. Percaya diri itu memang perlu asal sesuai kadar. Kalau bukan kita yang memulai, siapa lagi coba??

* Fly me to the moon – Frank Sinatra*

Fly me to the moon, Let me play among the stars
 Let me see what spring is like, On a Jupiter and Mars
In other words, hold my hand
In other words, baby, kiss me

 Fill my heart with song And let me sing for ever more
 You are all I long for all I worship and adore
In other words, please be true
In other words, I love you

 Fill my heart with song, Let me sing for ever more
 You are all I long for, all I worship and adore

Fly me to the moon diciptakan oleh komposer jazz terkenal asal Iowa, Bart Howard pada tahun 1954. Pertama kali lagu ini dinyanyikan oleh Felicia Sanders dalam suatu pertunjukan kabaret. Lagu ini dibanyak sekali dibawakan oleh beberapa penyanyi terkemuka lainnya seperti Diana Krall, Rod Stewart hingga michael buble. Lagu ini juga di gunakan sebagai soundtrack  beberapa film mancanegara. Saya pribadi suka mendengarkan versi yang dinyanyikan om Frank Sinatra. Penyanyi beraliran Swing ini mempopulerkannya pada tahun 1964, dalam album kolaborasi bersama Count Basie and his orchestra : It Might as Well Be Swing.

Tak ada yang salah dengan lagu lawas,(dalam hal ini lawas banget).
Lagi-lagi berpulang pada selera. Mau dibilang “old fashion” pun terserah.
Yang penting letupan-letupan kebahagian merayapi nadi saya malam ini.🙂
Semoga saja dua lagu diatas menggema sempurna dari radio dan menjadi pengahantar menjemput mimpi.

Salam hangat dan selamat malam!

*Jangan tidur pagi-pagi lagi yaa#

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s