Kupu-Kupu

Kupu-kupu itu datang padaku tanpa kupinta
Pada suatu malam saat equuleus benderang
Ia dengan anggun melimpahkan madu padaku
Katanya padaku
Ia gemas melihatku melukis merahnya senja
Perjalanan kita meniti bayang-bayang
Seperti segelas susu coklat kegemaranku
Pada akhirnya akan habis juga

Musim penghujan adalah kenangan yang terluka
Setelah itu, sang kupu-kupu bersiap menghilang
Terbang sekuat tenaga yang ia miliki
Tak peduli lagi akan enam puluh mentari yang pernah ada

Barangkali ia sudah tak suka lagi pada merahnya senja

-Salatiga, 5 Desember 2012. Merindukan perilaku nokturnal- 

4 thoughts on “Kupu-Kupu

  1. di salatigakah ? deket boyolali banyak susu sapi… kegemarannya akan susu coklat terpuaskan..🙂

    kupu2, madu dan susucoklat ngeblend dalam satu relationship yang entah… malah serasa pait ….. (jadi terasa lebih pait…😦 )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s