#Challenge 30: My Favorite Song at This Time Last Year

Selalu ada cerita tentang sesuatu hal
Tentang matahari, senja dan hujan
Tentang ikan, jala dan laba-laba
Tentang Einsten, Bloom dan Jane Goodall
Hal ini berlaku pula untuk Januari. Yah, bulan ini.
Bulan Januari

Setiap kali  menapaki januari, aku mengingat engkau
Seseorang yang lama sekali sudah tak kujumpai dalam mimpi maupun realita
Aku masih  belum mengerti apakah ketika mengenang sejenak itu sama dengan rindu?
Jika iya, mengapa sudah tak kurasakan lagi detak jantung yang kencang seperti dahulu ketika mengingatmu?

Hari ini 11 Januari, tak ada yang spesial seperti juga tahun-tahun sebelumnya
Jika mendengar lagu ini akus selalu  mengingat bulan januari, lalu kamu
Kuingat,,,
Ada senyum yang merekah diwajahmu lalu kesedihan karena waktumu semakin tua
Renta dan takut tak lagi bebas lepas
Ada janji-janji yang terburai bersama tetes sedih
Lalu kemudian senja berlari-lari menjemput malam dan hening
Tidur tanpa prakata

Kali ini, kau tak lagi sendirian takut menyambut seperempat abadmu
Ada aku yang takut juga karna belum cukup keberanian tuk mengucap selamat ulang tahun lagi
Persamaan kita setelah sekian ribu point perbedaan yang tak bisa lagi disatukan
Adalah kita berdua sama-sama takut
Takut dan berlari dari perjuangan

Beberapa waktu lagi adalah hari yang bersejarah
Ada Mesin sinar-X diperlihatkan untuk pertama kalinya di tahun 1896 –  kau memang berjodoh dengan dia
Kemudian Kaoru Ikeya menemukan supernova SN 1988a di Galaksi Messier 58 ditahun 1988 – separuh pendarnya masih tertanam dimatamu
Lalu kamu dengan gigihnya masih berusaha tertawa bahagia dengan perayaan konyol yang tak pernah ku sukai

Dihari itu nanti,
Semoga kamu lepas, bebas dan berani meraih mimpi-mimpi yang kau bangun hanya sebatas pikir saja selama ini
Biarlah kedewasaan membasuh luka dan perih, tekanan dan kewajiban yang tak pernah kau ingin penuhi
Selamat ulang tahun untuk nanti
Jangan pernah menantiku memberi ucapan saat hari itu tiba

Tak ada kado lebih indah selain lagu ini
Kado pra moment yang sengaja kukirim sekaranh
Lagu yang ditulis dengan tinta cinta yang murni dari penggubahnya
Hargailah, nikmati dan resapi aromanya

Lagu ini hadiah untukmu, dari bahagia untuk kehampaan
Supaya engkau mengenang indahnya kata-kata, irama, tarian dan kita

-Salatiga, 11 Januari, 23.55 – dalam malam tiada berangin dan akhirnya menuntaskan 30 DAYS MEME SONG CHALLENGE . Asyikk :)-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s