Perihal CINTA

Love is Perfect blended between coffee and Chocolate
Love is Perfect blended between coffee and Chocolate

 

Malam ini yang tertera didaftar menu adalah CINTA.
Secangkir CINTA hangat plus 1/2 cc harapan serta sepiring CINTA dengan serpihan  senja yang belum juga rampung.

Kita semua paham, selalu saja ada pesona yang menggantung disudut hati jika kita bicara CINTA.
Soal sakit hati, kecewa dan lain sebagainya itu rasa kemudian yang akan kita perbincangkan di perjumpaan selanjutnya.

CINTA, perasaan yang kadang terasa salah, namun itu juga benar? Bagaimana coba?

Bingung? Tenang, anda tak sendiri. Saya juga demikian.
Tiada lagi rasa yang terlalu melankolis malam ini. Rasa ya memang rasa. Itu cukup.

CINTA bukan sebuah ilusi, mereka nyata adanya.
Seperti percikan kembang api yang tak lagi terasa perih karena senyum paling indah tersaji di depan mata.
Ajaib bukan?
Aku hingga sekarang masih takjub bagaimana sebuah hati yang telah disakiti berkali-kali masih memadat menerima rasa lagi.

Tiada yang pernah tahu, kepada siapa dan kapan kita jatuh CINTA.
Nikmati sajalah ketika saatnya tiba.

CINTA itu kejutan yang menyenangkan.
Sudah pernah merasa kupu-kupu berterbangan di perutmu?
Atau aroma laut di tengah sahara?
Jika belum, Jatuh CINTA lah. Sedalam-dalamnya!

Lalu ketika CINTA menjadi masalah?
Lucu juga.
Perasaan yang katanya indah itu mengapa bisa memicu konflik?

Itu lah yang membuktikan kita masih hidup.
Dalam hidup, selalu saja ada dua keping yang bersisian.
Seperti CINTA dan LUKA, mungkin.

CINTA itu mirip cokelat.
Jika terlalu banyak dimakan bikin eneg.
Membosankan.

CINTA itu mirip kopi. Pahit tapi bikin ketagihan.
Ya, memang tak selamanya pahit karena ada introduksi gula, madu, dan pemanis lain.
Siapa yang memberi rasa manis itu? Kita tentu saja.
Pahit cuma serpihan fragmen dari CINTA.
Tidak percaya? Buatlah secangkir kopi dengan dua sendok teh gula.
Bisa juga di tambah cokelat.
Eitsss, jangan banyak-banyak. Nanti sakit.

Selamat mencari cinta – Jangan bertanya mengapa saya menulis seperti ini. Saya cuma mencintai tulisan ini!
Itu saja. – SEKIAN-

6 thoughts on “Perihal CINTA

  1. satu keping dua sisi… cinta…..atnic
    yang satu bermakna satunya berasa tidak berarti..
    pelajaran yang banyak orang ndak lulus, meski belajarnya sampai ke titik
    nice posting, masya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s