Take Me Out to Eat This!

Choi Po Pan kreasi kami
Choi Po Pan kreasi kami

 

Menikmati hari minggu ini ada oleh-oleh dari liburan bulan Desember kemarin yang sepertinya layak dibagikan hari ini.

Mengapa hari ini? Karena hari ini adalah perayaan Cap Go Meh. Happy Cap Go Meh  ya untuk semua yang merayakannya.

Sekedar info, Cap Go Meh melambangkan hari kelima belas dan hari terakhir dari rangkaian masa perayaan Imlek bagi komunitas kaum migran Tionghoa yang tinggal di luar Cina.
Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien yang bila diartikan secara harafiah bermakna 15 hari atau malam setelah Imlek. Bila dipenggal per kata, Cap mempunyai arti sepuluh, Go adalah lima, dan Meh berarti malam.
Cap Go Meh juga sering disebut Yuan Hsiao Cieh atau Shang Yuan Cieh dalam bahasa Mandarin.

Oleh-oleh yang tertunda ini adalah masakan khas chinesse yang saya beserta adek buat saat liburan kemarin.
Nama nya Choi Po Pan.
Makanan ini mirip dengan kroket kukus.
Mungkin kita yang tinggal di Pulau Jawa dan atau daerah lain tidak begitu familiar dengan jenis makanan ini.
Tapi bagi mereka yang berdomisili di Kalimantan Barat pastilah tahu.
Karena menurut adek saya yang notabenenya bertempat tinggal di Pontianak, makanan ini sangat populer di sana.
Dan makanan ini tidak dijual setiap hari, hanya pada hari Jumat saja.
Jadi kalo sedang pengen makan di hari senin, ya buat sendiri  ya.

Secara harfiah, Choi Po Pan berarti sayuran kue, jadi artinya adalah kue yang di dalamnya berisi sayuran.
Choi Po Pan terdiri atas kulit dan isi. Bagian kulit terbuat dari campuran air, tepung beras dan minyak sayur.
Adonan di aduk di atas api kecil hingga mengental dan bisa di bentuk.

Biasanya isi Choi Po Pan ini terdiri dari bengkoang, kucai dan keladi atau talas.
Namun waktu kemaren tempat tinggal pas liburan sangat jauh dengan pasar, jadinya pakai saja bahan tersedia di supermarket. Pilihan akhirnya dijatuhkan pada labu siam.
Labu siam kemudian dibersihkan dan di potong berbentuk korek api.
Selanjutnya tumis labu siam dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih serta merica dan garam secukupnya.
Jika ingin ditambahkan udang kering atau teri, silahkan saja.
Masak hingga matang dan sisihkan.

Adonan kulit yang sudah jadi kemudian diisi dengan tumisan sayur dan dibentuk. Bentuk adonan diusahakan tidak terlalu besar karena  Choi Po Pan biasanya disantap dengan sekali makan. Lakukan hal yang sama hingga adonan habis. Kukus Choi Po Pan hingga matang. Yang perlu diperhatikan adalah air yang terbentuk karena penguapan. Sebaiknya tutup dandang dilapisi terlebih dahulu dengan sarbet. Uap air yang jatuh dan mengenai Choi Po Pan akan sangat berpengaruh pada bentuknya. Jika sudah matang, angkat dan tancapi bawang putih goreng diatasnya. Menurut saya dengan kehadiran bawang putih goreng menambah nikmatnya kue ini.

Choi Po Pan sangat cocok dinikmati dengan sambal cair yang pedas.
Sambal bisa dibuat sesuai selera.
Jika doyan boleh tambahkan sedikit terasi pada.

Hari itu Choi Po Pan yang jadi sangat berlimpah dan karena yang ada di rumah hanya dua orang makanya kita berdua hanya makan itu sebagai ganti makan malam saking banyaknya hingga masih tersisa buat keesokan harinya.

Keesokan harinya, sial untuk saya waktu itu mungkin, adek saya puasa. Alhasil saya yang berjuang menghabiskan Choi Po Pan seorang diri. Ya ampun sampai eneg coba!

Pesan saya, sesuaikan banyaknya adonan dengan pasukan pelahap. Jangan sampai kurang apalagi lebih.
ITU NYESEK DAN BIKIN BAJU TIDAK MUAT!

Dua bulan berlalu dan tiba-tiba saya pengen makan kue itu lagi hari ini.
Dari info-info yang saja baca Choi Po Pan yang paling enak adalah di daerah Singkawang.
So Take me out to Singkawang please! Take me out just for eat Choi Po Pan.

*informasi umum dari berbagai sumber

Tulisan ditulis ditengah iringan lagu tian mi mi-  hebat🙂

26 thoughts on “Take Me Out to Eat This!

      1. noh itu baca tulisan tuh yang bener.. udah ku tulis ya.. takaran nyaa kira2 aja.. kalo yang udah profesional sih kira2 aja banyaknya.. hahaha

  1. Enak banget kayaknya Cha. Hihi. Di Jawa memang agak sulit sepertinya nyari penganan yang kamu buat ini.😀

    Kalo ke kalimantan, boleh dicoba mungkin ya nyari ini.

  2. Choi Po Pan!!!! Oh my God, i really love this food.
    Aku ngeces, ngiler. Aku mauuuu. *jilatjilat gambar* *eh*😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s