Sabtu yang Menggoda

Sabtu ini memang benar-benar sabtu yang menggoda.
Ada sms dan telepon pagi-pagi yang menggodaku untuk beranjak dari tempat tidur terlalu pagi.
Padahal ini sabtu dan sabtu itu libur pemirsah\(҂`⌂´)/

Ada hiruk-pikuk pasar yang memaksaku untuk benar-benar bangun dan menahan hati melihat rambutan kelayapan di lapak-lapak buah yang dijual.

Ada perjalan yang terlampau panjang jaraknya yang menggodaku dan adik-adik wanita seperjuang meledakan emosi di pagi hari.
Aku berharap ada pijat terapi atau spa gratis ditengah jalan tadi.

Ada juga rasa-rasa yang menggoda jika tidak dicicipi sepasang muda-mudi yang berjalaan berduaan tadi pagi #Ihirr

Lalu ada pesan singkat manis selamat pagi yang menggodaku mengembangkan senyum selebar-lebarnya. . (#^o^#) *shy*

Sabtu juga memang hari yang menggoda untuk merajai dapur, setelah lama vakum dan berkutat dengan monitor dan koreksian.
Ya, hitung-hitung sebagai pelepas stress dan wahana reuni dengan saudara-saudara seperjuangan!

Jadi hingga jam makan siang ada beberapa menu yang telah tersedia antara lain ayam kecap, sawi campur wortel, tempe dan tahu goreng, sirup markisa, dan dua menu khusus lainnya yang akan saya urai di bawah, yakni sambal dabu-dabu dan gohu – masakan khas orang daerah timur Indonesia.

1. Sambal dabu-dabu
Sambal adalah pelengkap makan sempurna bagi para pencinta pedas.
Sambal ini terbuat dari campuran perasan air jeruk nipis, bawang merah yang diiris tipis, cabe rawit merah serta tomat segar dipotong-potong. Banyaknya bahan disesuaikan dengan selera masing-masing.
Semua bahannya dicampur menjadi satu kemudian diberi garam sebagai pelengkap rasa.
Jika kita sedang berada di Manado atau Ambon dan beberapa daerah dikawasan timur lainnya, jeruk yang digunakan adalah jenis jeruk yang lain.  Jeruk nya lebih kecil dan asam dari jeruk nipis.
Biasa disebut lemon cina atau lemon cui.
Rasanya asam pedas, menggoda untuk sesegera dicoba.

Sambal dabu-dabu di sabtu yang menggoda

2. Gohu
Ah, ini sejenis snack yang paling mantap dinikmati saat hari panas.
Snack  ini berupa manisan yang aslinya berasal dari Sulawesi Utara
Biasanya jika sedang dirumah, dimakan sambil duduk di tepi pantai bersama belaian angin sepoi-sepoi. Bahagia banget!
Kalau tadi siang sih makannya persis di depan kipas angin
Argghh *pesen tiket pulang*!!!!!!! (⌣_ ⌣!!)  —> bagian yang gak penting!

Gohu dibuat dengan bahan dasar  buah pepaya, yang tidak terlalu matang ataupun mentah.
Buah pepaya kemudian dipotong tipis, bentuk korek api. Sisihkan.
Gula jawa sebagai pemberi warna dan rasa, dihaluskan lalu dicampurkan dengan irisan pepaya.
Selanjutnya haluskan semua bahan campuran yakni cabai, jahe, dan bawang merah lalu tambahkan dalam adonan.
Tambahkan air dan cuka secukupnya.
Rasa makanan cemilan ini manis, asam, pedas. Masih tidak tergoda kah?

Gohu sabtu yang menggoda
Gohu sabtu yang menggoda

Kalau saya sih sangat-sangat tergoda dengan makanan-makanan ini! Aduh beta lapar  mama😦

Salatiga, 2 Maret 2012 – Semoga Barcelona tak tergoda untuk kalah lagi malam ini  (˘ʃƪ˘)

12 thoughts on “Sabtu yang Menggoda

  1. Masya… kamu suka pedes yaaa…
    aku malah paling gak bs mkn pedes.. hihi
    Itu yg Gohu, mirip rujak (yg pke kuah) klo di sini, cmn bedanya klo di sini bkn pke jahe tp kencur.. trs buahnya gak cmn satu mcm…

      1. he’em mirip rujak Bandung.. semua jenis rujak aku suka, kecuali rujak cingur, habisnya… pke congor (mulut) sapi sih!! hueeekk…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s