Mengenai Mentari Pagi dan Harapan

pic taken from dontgiveupworld.com
pic taken from dontgiveupworld.com

Setelah hampir seminggu menakar pagi, akhirnya aku bersepakat dengan logika bahwa mentari adalah kata yang tepat untuk menyimpulkan yang kau minta. Ya mentari pagi yang hangat dan lembut. Mereka selalu hadir tiap pagi, menyapa pucuk-pucuk dedaunan, melenyapkan basahnya embun yang malam sisakan. Mereka hadir menyapa setelah malam gelap mencekam hadir.

Buatku mentari pagi itu sama persis dengan sebuah harapan, mereka selalu hadir mengawali hari. Bahkan ketika hujan turun dengan lebatnya, ada kecerahan yang terbesit dibawah langit. Harapan pun seperti itu, selalu ada dimanapun bahkan ketika semuanya kelihatan tak mungkin lagi. Selama kita hidup, kita masih punya harapan untuk bernafas satu detik kemudian bukan? Jadi teruslah berharap selama kita mendapat penghargaan dariNya untuk hidup. Pengharapan juga bukan berarti kita duduk diam saja dan menanti apa yang kita harapkan itu terwujud. Namun berharap adalah ketika kita punya harapan akan sesuatu lalu berusaha segenap jiwa untuk mencapai itu. Tak akan pernah ada yang gampang memang. It’s life dear and life is about fight.

Maaf jika kutelurkan tulisan ini dalam waktu yang agak lama. Semoga rangkaian kata ini mampu membayar keraguanmu terhadap apa saja. Selamat berjuang -(^ω^ )ノ

3 thoughts on “Mengenai Mentari Pagi dan Harapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s