Pengantar Pesan

Tidak semua orang dapat menyampaikan apa yang mereka inginkan kepada orang lain dengan lugas seperti yang biasanya dilakukan sebagian besar orang. Ada beberapa orang yang hanya diam lalu menyimpan apa yang hendak dia sampaikan hingga ajal menjemput. Itu sebenarnya terlihat menyedihkan dimataku dan dari situ pula aku berinisiatif menyediakan jasa sebagai seorang pengantar pesan. Diluar dugaanku, usahaku ternyata banyak peminatnya. Bermula dari hanya beberapa orang kenalan hingga sekarang mencapai puluhan. Untuk seseorang yang hanya mengantongi ijazah sekolah dasar, penghasilanku sekarang telah cukup untuk memenuhi kebutuhan harianku, membayar uang sewa tempat tinggalku bahkan bisa kusisihkan sedikit untuk tabungan. Penghasilanku sekarang merangkak ke taraf lebih baik jika dibandingkan yang dihasilkan dari pekerjaan lamaku sebagai seorang loper koran.

Pelangganku cukup beragam, mulai dari ibu-ibu rumah tangga hingga pemimpin perusahaan besar. Isi pesannya umumnya hampir sama yakni permintaan maaf dan janji-janji pertemuan. Bagiku siapapun mereka tidak masalah, asal bayaran sesuai kesepakatan pesan akan tersampaikan. Isi pesannya bukan juga urusanku. Setelah tersampaikan pada sang penerima kemudian lupakan. Gampang bukan?

Namun seminggu terakhir ada dua pelanggan yang menyedot pikiranku. Oke, oke, itu bukan urusanku. Tapi rasa penasaran perlahan mulai menggerogotiku. Pesan mereka diluar kebiasaan, sangat berbeda dari pelanggan lainnya bahkan tak menunjukan keterangan tempat atau kejadian ataupun permintaan maaf. Pesan yang mereka sampaikan kata-katanya dibungkus bahasa yang tidak aku mengerti maksudnya. Akh! andai saja semua ingatan dengan jentikan jemari bisa segera terhapus. Total sudah tujuh pesan yang aku sampaikan. Dan pesan yang terkahir ini membuatku benar-benar berpikir seharian ini. Aku bahkan tak bisa memejamkan mata padahal malan sudah demikian larut.

“Rubah jantan sedang menikmati mandi susu merah jambu. Bernyanyi saja, awan hitam akan menari menjauh lalu bulan tersenyum menjadi biru dengan sempurna!”

7 thoughts on “Pengantar Pesan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s