Menyesal?

black-and-white-couples-drawing-drawings-Favim.com-889263
Tidak ada banyak yang berubah diantara kita, selain kita yang saling mengenal semakin dalam. Menyesal? Entah dengan dirimu, namun bagiku tidak. Terbesit kata itu dalam pikir pun tidak pernah. Untuk apa? Tokh aku yang memilih untuk menjalani semua ini. Bahwa kau pelan-pelan menariku masuk dalam duniamu lalu aku sama sekali tidak mengekang diriku untuk menikmati duniamu. Dan lebih menyenangkan adalah ketika kamu berusaha masuk ke duniaku lalu aku dengan nyamannya membuka diri dengan begitu lebarnya. Sifat seseorang penuh kejutan. Aku berani bertaruh, kau juga sangat terkejut mengetahui sifatku seperti begitu. Well, memang aku seperti itu. Aku tidak pernah pandai berpura-pura apalagi didepanmu. Kau telah menunjukkan sifatmu yang tidak biasa. Itu berarti kau memberi kesempatan bagiku untuk mengenali sisimu yang lain. Terima kasih telah menjawab pertanyaan yang selama ini tidak berani aku tanyakan.

Lalu jika kau masih menyimpan seseorang dalam hatimu apakah aku juga harus menyesal? Lagi-lagi tidak, Itu pilihanmu dan aku menghormatinya. Sama halnya ketika kamu menghormati keputusanku untuk menyimpan dirimu dihatiku untuk jangka waktu yang aku sendiri tak tahu akan berakhir kapan. Aku menikmati proses hingga mencapai titik ini. Titik dimana aku bisa mencintaimu begitu saja, tanpa pretensi, ekspektasi dan basa-basi. Titik diamana tak ada lagi kilatan amarah di bola mata karena kecemburuan yang membabi buta atau butiran bening yang membanjiri wajah karena merasa tidak dipedulikan. Berdiri disini, dititik ini, menyenangkan.

Ketika suatu saat kau memintaku pergi, apakah aku harus marah dan kesal padamu? Tentu tidak, Pada akhirnya semua orang akan mengalami yang namanya kehilangan. Itu hal yang pasti. Entah kapan dan dengan cara apa itu adalah misteri Ilahi. Kamu tahu sudah banyak kenangan yang kita ukir bersama. Tokoh kartun, puisi, senja, sepak bola, dan beribu percakapan dan istilah-istilah konyol yang kita cipta merekam dengan lugas semua itu. Aku tidak pernah menyesal jika pada akhirnya kita berdua akan memanggilnya dengan kenangan. Kita mungkin akan bertemu seseorang yang lain. Mungkin. Tapi kenangan yang tercipta tak akan pernah sama seperti yang kau dan aku cipta. Warna yang kita cipta tak akan pernah sama dengan yang aku dan orang lain akan cipta.

“Sebab pada suatu masa, langit telah menorehkan cerita kita dan membisikannya pada angin utara. Lalu angin utara bercerita pada mawar merah dan seterusnya hingga cerita kita merajai seluruh semesta. Kita tidak akan kekal, namun kenangan akan membuat kita selalu kekal.”

-Awal September 2013-

9 thoughts on “Menyesal?

  1. semuanya telah diatur Tuhan termasuk perjalanan hidup kita termasuk liku2 dan perjuangan di dalamnya dan kita ga boleh menyesal dengan apa yang kita pilih, bila kita salah dalam langkah, perbaikilah segera demi masa depan yg lebih baik..:)

    Ceritanya menyentuh, mirip dengan kisahku, walau sekarang sudah menemukan yg terbaik namun kenangan itu masih akan selalu ada🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s