Untitled

Bagiku adalah benar bahwa betapa sulitnya menentukkan dengan siapa dan kapan kita akan jatuh cinta. Mungkin hari ini kita bertemu seseorang yang nampaknya biasa-biasa saja lalu entah mengapa dia bisa menjadi begitu luar biasa pada keesokan harinya. Ya, tentu saja semuanya terjadi karena adanya alasan-alasan yang mendasari. But, sometimes we fall in love with no reasons. It just happen and don’t try to search the reasons because in the end, you’ll find nothing.

Tahun ini, ada yang datang menawarkan cinta, ada yang membawa pergi cinta dan meninggalkan bekas luka yang mendalam. Ada juga orang-orang yang sudah terkubur dalam ingatan tiba-tiba begitu saja muncul dan ingin mengulang lagi sesuatu yang tak ingin lagi ku ulangi. Ah, memang begitulah adanya hidup ini. Penuh kejutan yang tak pernah pasti. Well, mereka datang dan pergi untuk mengajarkan banyak hal, salah satunya adalah bahwa kita tak selamanya harus mendapatkan apa kita inginkan.

Lalu pernahkan kita mengalami mengalami HAHA MOMENT, yang menurutku adalah moment dimana semua aksara di kepala dengan kejamnya menguap cepat dan aku hanya bisa tertawa kemudian terdiam saat seseorang melempar opininya. Atau seorang teman menyebutnya, “Momen Keheningan”. Aku baru saja mengalaminya. Itu terjadi ketika dia selesai melemparkan opini. Sungguh bukan berarti apa yang dia katakan lucu, bukan! Kata-kataku tercekat saat hendak menjawab. Lalu momen dimana dirinya mengingat detail-detail kecil tentang apa yg aku sukai dan apa yang pernah kita katakan sebelumnya. HAHAHA. Lagi-lagi aku hanya bisa tertawa lalu diam. Uh! You make me quite on the time I want speak louder. Always and always. DAMN! 

Ah, entah apa perasaan ini disebut. Dalam kepalaku neuron-neuron begitu ramai berteriak hingga aku tak tahu yang mana yang harus kudengar. Aku bahkan terlalu takut menatapmu saat mengucap selamat tinggal. Dan semesta berbisik padaku, selamat menikmati riuhnya rindu! HAHAHA.

Sore ini setelah berpikir banyak, Well, you know I think too much sometimes😐, aku tak tahu apakah benar mataku indah seperti yang kau bilang, yang pasti dalam matamu aku temukan sinar yang teduh. Kau tak akan bisa mengerti sebelum memandangnya dari sisiku. Mungkin sinar itu bisa menjadi bekal bagiku untuk melawan waktu yang akan kuarungi nanti.

Untukmu yang mencintai kenangan, terimakasih sudah memperlakukanku dengan cinta yang begitu banyak walau waktu yang kita lewati bersama hanya sekejap. Aku belum sempat membersihkan asap tembakau dibibirmu dengan aksara. Ah, maukah kau memberiku kesempatan sekali lagi untuk melakukannya jika masih ada lagi perjumpaan nanti?

(Ditulis unk Moments To Remember 2013 – Theme : LOVE)

7 thoughts on “Untitled

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s