Perempuan di Balik Jendela

Nona yang belum kutahu namanya, apa sedang kau lakukan? Menikmati hiruk-pikuknya lalu lintas atau menanti senja yang sebentar lagi akan menyelubungi langit?

Sekilas tadi sebelum akhirnya engkau berdiri disana dan aku disini, tepat dibelakangmu sekatang, mata kita saling bertaut sejenak. Ada lautan biru teduh yang kujumpai disana. Kau tersenyum ramah memamerkan gigi putihmu. Namun sayang, aku terlalu gugup untuk kembali membalas senyummu.

Ah, memang aku pengecut. Keberanianku belum terkumpul bahkan untuk sekedar menyapa halo. Aku lebih memilih menikmati indahmu dari sini. Semoga nanti jika ada kesempatan untuk berjumpa keberanianku sudah terkumpul sempurna. Saat itu kita pasti akan bercerita banyak hal.

wpid-20140211_180232.jpg

Tertanda,

Lelaki yang kau punggungi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s