Dear You

Dear,

Terimakasih untuk suratmu singkatmu kemarin. Seharusnya rasa marah ketika kau jatuh cinta dengan wanita lain tidak harus ada karena cinta sejatinya memang perihal yang tak bisa dikekang oleh apapun. Seperti yang selalu aku bilang padamu, jatuh cinta ya jatuh cinta saja, gak perlu mikir yang muluk-muluk. Pada kenyataanya aku mendapati tubuhku memanas membaca pesan singkatmu, mungkin aku cemburu. Entahlah. Aku memang bukan orang yang pandai menyembunyikan dan mendefenisikan rasa.

Namun sekesal apapun aku padamu, kau tahu aku akan selalu merentangkan tangan memeluk kegelisahanmu. You always deserve my best hug. Kau mengertikan kenapa aku akan selalu melakukannya?

14 thoughts on “Dear You

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s