Mr. Always Right

Dear Mr. Right,
Setelah sekian lama hilang diperut bumi, pagi tadi akhirnya kau muncul dengan tiba-tiba. Seperti biasa dengan pikiran-pikiranmu yang menurut sebagian orang ‘gila’, kau membuat pagiku lebih bersemangat.
Ah, semoga kabarmu baik-baik saja dan tak akan begitu emosional menghadapi hari ini.
Berapa lama kita tak berjumpa ya? Bertahun-tahun lalu sepertinya. Aku ingat suatu kali menyapamu lewat massenger. Lalu kau bilang, tumben sekali. Haha. Ya, saat itu aku memang sedang iseng saja. Lalu percakapan kita pun berakhir setelah saling bertanya kabar. Well, kita memang sedikit sekali berbicara, terpagar ego dan pandangan kita masing-masing. Keras kepala begitulah adanya kita. Terlepas dari semua itu, aku masih tetap mencintai isi kepalamu yang frontal dan tak pernah biasa-biasa saja dari ruang sunyiku. Teruslah menulis untuk mengisi kekosongan dikepalaku yang tidak pernah sanggup dipenuhi semua omong kosong dunia maya.
Semoga suatu saat semesta berbaik hati kembali mempertemukan kita dibawah pohon rindang tempat pertama kita saling melempar senyum. Ah, semoga saja pohon itu masih berdiri kokoh dan kaum kapitalis belum merobohkannya. 

Salam,
-M-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s