Prompt #39: Bakso Spesial

Credit: Rinrin Indrianie

Sore ini, adalah sore kesekian kalinya aku melihat mata suamiku sedang terpaku pada gerak-gerik Tina, perempuan muda yang baru-baru ini menempati rumah didepan warung baksoku. Belum lagi desas-desus yang terdengar bahwa beberapa warga pernah mendapati suamiku dan Tina keluar bersama. Tapi setiap aku bertanya ia selalu berkelit.

“Bang, benar kamu tak punya hubungan apa-apakan dengan Perempuan itu?” Ujarku sambil memonyongkan bibir menunjuk Tina.

“Sudahlah Marni, jangan kau dengar kabar burung itu? Mana mungkin aku mengkhianatimu?”

Dan untuk kesekian kalinya aku kembali percaya.

***

Beberapa hari ini, Tina tak lagi kelihatan seperti biasanya. Warga sekitar riuh sekali membicarakannya. Suamiku, sejak hari dimana wanita tersebut tidak muncul, juga terlihat gelisah. Tapi aku tak begitu peduli. Yang penting buatku warung baksoku tetap laris.

“Marni, buatkanlah aku semangkuk bakso.”

Aku mengangguk lalu mulai meracik bakso untuk suamiku. Tidak lupa aku tambahkan biji bakso spesial yang kubuat sendiri. Ah, semoga saja suamiku menikmati daging empuk dari simpanannya, Tina.

153 kata – Diikutsertakan dalam MFF#39: Bowl of Balls

12 thoughts on “Prompt #39: Bakso Spesial

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s