Semenjak Perpisahan

Sejak perpisahan dipelabuhan yang tanpa senja romantis dan cium hangat
Aku telah bersepakat dengan diriku melawan lupa
Mengakarkan ingatan sedalam-dalamnya tentang musim semi yang selalu berhasil kau mekarkan sepanjang tahun
Dimana kita tak lagi dua melainkan satu
Dimana aku dan kamu tersesat menjadi kita dan tak lagi ingin kembali

Tahun-tahun akan segera berlalu
Lantas kelabu melemahkan ingatan juga keyakinan
Apakah kita akan tetap kita?
Kamu tetap kamu dan aku tetap aku
Yang saling mengagumi bahkan kala senja di mata telah menjelma purba

Entah diri dan ingatanmu sekarang
Namun hingga kini potongan-potongan kenangan tentangmu
Membuat diriku menuju ke satu muara

:utuh

-Ambon, 3 April 2014-

*untuk Puisi Hore 3 – Tema #menolaklupa

7 thoughts on “Semenjak Perpisahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s