Begini Rindu

Dengarlah, aku tak bisa lagi
mengeja apa-apa selain rindu
Lautan dimatamu menumbuhkan riak yang tak pernah padam
Adakah angin membisikannya
padamu?
Aku selalu berdoa agar langit
mengajariku aksara-aksara baru
Tentang khianat dan gerimis
misalnya
Biar rindu tak melulu hadir
Biar dada tak lagi pekat
~Ambon, 20 April 2014 (ditulis
untuk sebuah film pendek : laki-laki virtual)~

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s