Dialog-dialog Patah

– “Aku menyukaimu.”

* “Aku sudah tahu. Aku juga menyukaimu.”

– “Lalu mengapa menerima ajakan kencan lelaki lain?”

*”Ya dia yang lebih dahulu bilang suka padaku.”

– “Ah, wanita selalu butuh pengakuan, perlu dikatakan.”

* “Ya tentu dong. Analisis bisa saja salah kan?”

– “Tapi seharusnya kamu setia pada perasaanmu.”

* “Setia pada sesuatu yang mengambang? Lupakan saja. Aku bukan tipe wanita demikian!”

– “Terus?”

* “Ya udah.”

– “Jadi sekarang kita apa?”

* “Dua manusia yang saling suka. Sudah jelas bukan?”

– “Kita resmikan saja statusnya ya.”

* “Status apa?”

– “Pacaran. Ya kita menjadi sepasang   kekasih mulai sekarang!”

* “Hahaha.”

– “Ada yang lucu? Aku serius!”

* “Ah lelaki, selalu egois. Seenaknya sendiri buat keputusan.”

– “Itu kan yang kamu mau?”

* “Siapa yang bilang?”

– “Katanya tadi suka?”

* “Suka gak selamanya harus berujung pada sebuah komitmen”

– “Wanita aneh.”

* “Yang suka sama orang aneh lebih aneh biasanya.”

– “Malas ah kalo kayak gini .”

* “Beberapa menit tadi suka, sekarang malas. Plin plan.”

– ” Soalnya kamu,,”

* “Jangan suka melimpahkan kesalahan kepada orang lain.”

– “Ah, entahlah. Capek ngomong sama kamu.”

* Gak ada yang maksain kamu memulai percakapan. Akhiri saja. Aku juga hendak pergi.
——————————
Banyak dialog dalam sebuah percakapan yang membuat kita bisa saja merubah pandangan tentang seseorang dalam sekejap. Bisa jadi patah hati, suka hati maupun bias. Selamat bermain kata readers!
nite nite

One thought on “Dialog-dialog Patah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s