Memasuki Dunia Di Balik Pintu Kayu

dok. pri
dok. pri

Judul : Dunia Di Balik Pintu Kayu

Penulis : Sulung Lahitani, Nina Nur Arifah, Ria Rochma, dkk.

Ide dan Konsep : Harry Irfan

Ilustrasi Sampul : Masya Ruhulessin

Design Sampul : Carolina Ratri

Penerbit : Monday Flashfiction

 

Ketika membaca “Dunia Di Balik Pintu Kayu” saya seperti menaiki mesin waktu kembali ke event yang diadakan grup Monday Flashfiction tahun lalu. Saya mengikuti perkembangan event tersebut sudah di pertengahan sebagai audience dan salah satu penyumbang prompt di grand final. Lalu sekitar bulan Desember Mbak Carra (Salah satu Admin MFF) menghubungi saya untuk membuat sketsa/gambar untuk keperluan cover buku terbaru (ini merupakan buku ke dua) dari Monday Flashfiction, dan saya selesaikan di bulan Februari. Saat buku ini akhirnya bisa dipesan pre order Agustus kemarin, letupan emosi masih membuncah jika mengingat lagi keseruan event kemarin.

Buku ini sendiri terdiri dari 40 Flashfiction terbaik, yang sudah melewati proses seleksi sebelumnya. Diawali dengan 8 karya flashfiction 100 kata yang merupakan tantangan dalam proses audisi. Para penulis berhasil dengan cerdas membungkus kejutan meskipun jumlah kata sangatlah terbatas. Kemudian masuk ke fiksi mini stage, dimana penulis merangkai sebuah cerita berdasarkan fiksi mini yang ada. Di stage ini favorit saya adalah flashfictionnya uda Sulung, “Rumah Boneka Lettya”. Sulung berhasil membangun cerita dengan baik, sehingga saya seperti benar-benar menyaksikan setiap fragmen cerita secara langsung. Flash fiction lain yang merupakan favorit adalah milik Ririn Indrianie dan Ria dan Jiah Al Jafara dalam Deconstruction Stage, dimana penulis ditantang untuk mendekonstruksi cerita rakyat, yang sukses bikin tawa meledak sempurna.

Pada halaman-halaman selanjutnya begulir flash fiction dari beberapa tahap seleksi hingga akhirnya mencapai tahap grand final dan ditutup dengan baik oleh “Pemulung Bola Mata” milik Uda Sulung. Dari keseluruhan karya yang ditampilkan, penyeleksi sudah cukup baik memilah hingga kepuasan sebagai pembaca terbayar. Sayangnya penempatan halaman yang tak seperti biasanya, dirasa agak menggangu.

Well, untuk yang sedang belajar menulis flashfiction buku ini bisa menjadi salah satu referensi belajar. Saya menanti karya-karya selanjutnya dari grup MFF dan semoga MFF Idol diadakan lagi dalam waktu dekat.

3 dari 5 bintang untuk buku ini.

2 thoughts on “Memasuki Dunia Di Balik Pintu Kayu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s