Kei : Sang Pembuka Ingatan

dok. pri
dok. pri

Judul : Kei

Penulis : Erni Aladjai

Editor : Jia Efendi

Penerbit : Gagasmedia

Tahun Terbit : 2013

Jumlah Halaman : x + 250 Halaman

Hidup memang selalu penuh kejutan. Adakalanya beberapa hal dalam hidup terjadi benar-benar diluar kendali kita. Itu juga yang terjadi pada masyarakat Maluku di tahun 1999. Kerusuhan pecah di Ambon, lalu merambat dihampir seluruh pelosok negeri nan elok itu. Begitu banyak nyawa, harta benda dan mimpi yang menjadi korban. Kejadian tersebut kemudian menginspirasi sang penulis dan berhasil melahirkan sebuah novel “Kei : Kutemukan cinta di tengah perang”. Hampir sebagian besar isi novel mengambil setting tempat di kepulauan Kei semasa kerusuhan pecah. Kei terletak dibagian tenggara dari provinsi Maluku. Saat kerusuhan Ambon terjadi, Kei merupakan daerah yang paling lambat terjangkit riaknya. Kerusuhan yang terjadi pun berakhir dalam waktu singkat, yakni 4 bulan jika dibandingkan dengan yang terjadi di Ambon.

Siapa sangka bahwa kehidupan yang tenang dan menyenangkan kemudian bisa berubah hanya dalam hitungan detik. Namira baru saja pulang mengambil sagu dari hutan. Sesampainya didesa, dilihatnya pemandangan tak biasa. Ada yang membawa parang dan senapan lalu penduduk berlarian kesana-kemari dengan wajah panik dan takut. Dia harus menyandang status baru sebagai seorang pengungsi serta terpisah dari kedua orang tuanya. Hal yang sama pun dialami Sala, pemuda yang berasal dari Watran. Mimpinya untuk berkuliah tandas sudah. Bahkan ia harus mendapati ibunya sudah tak bernyawa tepat di pekarangan rumahnya. Gelombang perang yang terjadi akhirnya menghadiakan sebuah pertemuan bagi Sala dan Namira di tempat pengungsian. Bagi penggemar cerita romantis, jangan berharap bahwa novel ini akan memenuhi ekspetasi anda. Tema persaudaraan justru sangat kental dan mendominasi.

Saya menyukai ide dasarnya. Meskipun saya rasa begitu banyak yang bisa digali hingga benar-benar menghadirkan suasana mencekam ditempat pengungsian. Karakter Namira pun sepertinya belum terlalu kuat jika disbanding dengan Sala. Namun gaya bertutur dan semua informasi yang memperkaya pembaca yang disampaikan sepertinya cukup untuk menutupi setiap kekurangan yang ada. Sangat direkomendasikan untuk menambah koleksi di rak buku.

Membaca buku ini seperti membuka ingatan lama saya mengenai kerusuhan yang terjadi di Ambon beberapa tahun silam. Meskipun di daerah tempat saya tinggal (Maluku Tengah), ledakan konflik tidak seperti yang tergambar di dalam novel ini, tetap saja pada halaman tertentu ceritanya membuat saya sedih mengenang kembali masa-masa itu. Kala itu, saya dan keluarga sempat mengungsi dan merayakan natal dalam suasana yang benar-benar kelam. Tapi novel ini bukanlah novel yang harus dihindari karena membuka luka lama tidak selamanya buruk. Cerita-cerita seperti ini harus terus diwariskan supaya generasi kita diingatkan bahwa dulu pernah terjadi konflik sosial dan bagaimana ikatan persaudaraan yang kuat mampu meredam amarah.

Saya akan menutup tulisan ini dengan salah satu bagian favorit saya di buku ini, sebuah petuah yang dalam bahasa Kei:

Ain ni ain manut ain mehe ni tilur, wuut ain mehe ni ngifun yang artinya Kita semua bersaudara, kita adalah telur-telur yang berasal dari ikan yang sama dan seekor burung yang sama pula.”

4 dari 5 bintang untuk buku ini

3 thoughts on “Kei : Sang Pembuka Ingatan

  1. setuju dengan pendapat bahwa karakter Namira atau hubungan romantis dengan Sala kurang tergali.. menurut saya tak salah jika pembaca berharap cerita cinta memiliki porsi yang sedikit banyak dalam novel ini, mengingat tagline Kei sendiri adalah “kutemukan cinta di tengah perang”

    btw, salam kenal Masya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s