Yang Esa

Kepada Engkau Yang Maha Esa,
Dengan nama apapun Engkau disebut.

Aku menulis surat ini dalam sebuah katedral megah ditengah kota, dimana aku layaknya orang asing bagi semua yang sedang beribadah disini.
Semua prasangka dalam kepalaku bertanya kepada siapakah harus dibebankan kesalahan jika aku dan mereka berdoa dengan cara yang berbeda? Tentang siapa yang paling besar mencintaimu?
Bukankah cinta kepadamu cuma satu saja, bagaimana aku dan mereka berani bertarung siapa yang paling layak?
Ah aku terlalu banyak bicara. tuhan-tuhan dalam kepalaku sering memerangkapMu disudut tergelap sehingga kadang terlalu sibuk dengan pikiranku sendiri lantas meninggalkanmu.
Maaf, walaupun maaf tak pernah cukup untuk mengalahkan cintaMu.
Lalu diantara semua raguku Engkau sudah hadir dalam senyum banyak manusia, mengingatkanku bahwa sesungguhnya Engkau tak pernah terlalu jauh melampaui awan-awan, tersembunyi di antah berantah.
Engkau ada dimana-mana. Tak peduli bagaimanapun aku sering menyakitimu.
Terimakasih untuk tak pernah pergi dan masih mencintaiku dengan begitu besar.

2 thoughts on “Yang Esa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s