Mengenai Cinta

Uni,

Beritahu aku bagaimana kita bisa mendeklarasikan cinta dengan baik? Tanpa luka atau keharusan untuk melukai.
Tanpa pura-pura atau memakai topeng di sekujur tubuh.

Orang-orang selalu bilang, kalau kamu siap jatuh cinta kamu juga harus siap patah hati.
Siapa manusia yang benar-benar siap untuk keduanya Uni?
Cinta kadang datang diam-diam bagai setitik racun air, yang tak kita sadari merengut napas pelan-pelan.
Demikian pula dengan patah hati. Pagi-pagi bangun dengan sukacita lalu badai datang, booom, mematahkan dada.
Tak ada yang pernah benar-benar siap untuk itu.

Apakah ada yang salah dengan sebuah deklarasi cinta Uni?
Apakah harus selalu ada orang yang tepat dan yang tidak tepat untuk kita deklarasikan perasaan?
Hebat ya dunia ini bisa mengurung cinta dalam sekat-sekat paling menjemukkan.
Cih!
Bukankah harusnya cinta ya cinta saja? Sudah
Ah, entahlah mengapa cinta tak bisa menjadi sekedar cinta saja.
Harus banyak bla bla bla nya.
Membicarakan cinta seperti menaruh pisau tepat di depan leher. Mudah dibicarakan tapi kalau dijalani lama-lama ya lama-lama berasa ingin lenyap saja.
Cinta memang punya kekuatan untuk merubah begitu banyak hal, menjadi lebih baik atau menghancurkannya.

Pada satu titik, kadang aku tak lagi ingin lagi percaya pada yang namanya cinta apalagi harapan.
Tapi untuk tak percaya sepertinya mustahil. Aku melihat orang-orang begitu banyak bertahan hidup atas nama cinta dan harapan.

Lalu apakah ketika cinta pada akhirnya datang, harus ku larungkan saja ke entah berantah?
Biar tak lagi membisingkan kepala, biar sunyi, biar begitu saja.

-Cha-

4 thoughts on “Mengenai Cinta

  1. Orang-orang selalu bilang, kalau kamu siap jatuh cinta kamu juga harus siap patah hati.

    Sama sih, kalau kamu siap memiliki sesuatu kamu harus siap kehilangan sesuatu. Bukan hanya Cinta, pernyataan ini bias juga untuk hal lain.

  2. Urusan cinta memang tak pernah sederhana
    Tak mendeklarasikan maka waktu terbuang tiada arahnya
    Mendeklarasikannya..maka siap-siap dijauhi sejauh-jauhnya..
    *pengalaman pribadi…hhhhhhh…
    Tapi aku memilih mendeklarasikannya agar kelak tidak ada kata seandainya,
    Jika dijauhi yaa sudaah…resiko para pecinta yg tak dicinta..
    Hihihi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s