L-

L is for lose.

Sometimes in this life, you should lose someone you really want them on your life. It’s not because you want to. It’s because you should let them free

Dulu aku pernah berjanji padamu ketika kau bilang, kapan aku akan mengunjungimu.
Lalu aku bilang, aku pasti akan berkunjung ke sana tepat saat ulang tahunmu.
and well, bahkan ketika semua hal yang mengguncang semesta, akubtap datang menjumpaimu.

Lucu? Ajaib? Mungkin. Tapi kau tahu aku sudah memperhitungkannya dengan baik dan meminta agar semesta membantuku.
Dan ketika kamu benar-benar yakin akan satu hal, percayalah itu akan terjadi.
See?

Sayangnya mungkin dihari itu, aku bahkan tidak bisa memelukmu dan bilang, “happy birthday love”.
Tapi setidaknya aku menepati janjiku. Aku menang atas perkataan yang kulontarkan saat itu.

Entahlah mengapa aku masih yakin sekali, malam saat kau tahu aku ada di kotamu, kau tak akan bisa tidur dengan tenang. Ah, mungkin juga aku terlalu naif seakan sudah mengenalmu seutuhnya.

Kau mau merokok? Tidak. Tidak kau tak pernah suka bukan? Hmm
Bir? Haha

Kadang jawaban atas mengapa sangat mahal karena tak ada yang bisa lebih dipuaskan selain jiwa yang mendapat jawaban.

Jangan salah paham dulu dengan konsep bahwa dua orang harus bertemu untuk saling kembali membangun rasa yang sempat terburai. Bukankah itu begitu mengerikan?
Apakah dua orang dari masa lalu harus bertemu untuk kembali? jika alasan pertemuan untuk mendapat jawaban walau nanti jawaban yang diterima menyakitkan apakah tidak boleh?

Bagaimana hari-harimu?
Apakah kau masih saja takut beranjak? Takut mengambil keputusan? Takut melukai orang lain dengan lebih mencintai apa yang ada dalam kepalamu?

Sudahkah kau menemukan dirimu hari ini? Sudahkah berhenti berpura-pura?
Remember boy, you don’t have to be good to the others always. You didn’t born to impress anybody and lost your self.
You born to make your own life, alive.

Well, mungkin kita akan bertemu kalau aku sudah bisa mengambar sekuntum mawar putih untukmu lalu kalau beruntung kita bercerita tanpa prasangka dan harapan dimana pun itu.

3 agustus 2015
*ditulis diatas jakarta yang begitu kau benci tapi entahlah mengapa kau tetap membetahkan diri di sana. Love, just okay not to be okay*

One thought on “L-

  1. masih suka ngopi?
    kopi hitam, rasa yang tersesap dan aroma arabika atau mungkin robusta atau komposisinya
    memenuhi rongga kepala
    entah bagaimana mengatakan rasanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s