Kejutan Muhadjir yang Menggemaskan

Kemarin sore, saya iseng-iseng baca portal berita nasional online. Lalu munculah kejutan yang menggemasakan dari mentri pendidikan dan kebudayaan kita yang baru,  Muhadjir Effendy.
Betapa tidak, beliau menyatakan gagasan yang bikin hampir semua melonggo bahkan situs tempat berita tersebut dilansir (kompas.com), netizen melemparkan komentar nyiniyir. Beuh.
Jadi mantan rektor Universitas Muhamadiyah Malang ini, mungkin atas kontemplasi yang mendalam sampe ndak tidur semalam langsung menggagas sistem “full day school” untuk pendidikan dasar (SD dan SMP), baik negeri maupun swasta.
Alasannya buat saya cukup menggelikan. Katanya supaya anak tidak sendiri ketika orangtua mereka masih bekerja.
Jadi menurut beliau dengan sistem full day school ini secara perlahan anak didik akan terbangun karakternya dan tidak menjadi liar di luar sekolah ketika orangtua mereka masih belum pulang dari kerja.
Saya jelas tersinggung dong. Emang dia pikir kita-kita jebolan sekolah yang gak pake sistem full day school ini liar apa? Se liar apa sih kita?  Jaminan apa orang yang menghabiskan ratusan jam disekolah itu baik masa depannya?
Terus apa pak Mentri yang cerdas ini gak mikir kalau anak-anak itu cape juga kalau belajar terus dan disodori banyak hal setiap hari. Untung aja kalau sekolah punya guru yang inovatif. Nah kalau enggak? Apa kabar ponakan gue pak.
Ponakan saya saja yang kalau gak tidur siang, malamnya uring-uringan gak jelas. Apalagi mau disekolah sepanjang hari? Belum lagi waktu bersama keluarga, mainan, teman-teman di sekitar rumah, sudah dieksploitasi negara ini. Trus gimana mereka tahu kelanjutan serial Ogy? Lalu bagaimana kalau di sekolah ponakan saya selalu memikirkan nasib Miles di Tommorow Land? Duh.
Padahal dalam masa pertumbuhan anak-anak sangat butuh tidur yang banyak dan jangan sampai dibebanilah dengan yang muluk-muluk. Masa anak-anak seperti diiket tali. Pada akhirnya sekolah bukan lagi menjadi sebuah dambaan tetapi suatu momok yang sungguh menguras tenaga.
Anak-anak SD dan SMP bisa bertambah kurus atau bertambah gemuk tak terkendali karena disodori jajanan yang berlimpah ruang agar tahan banting di sekolah.
Gue Gagal Paham ama isi kepalanya mas Muhadjir ini.
Protes Keras
Sontak saja, gagasan si mentri baru mendapat reaksi keras dari pengguna media massa. Mulai dari kritikan halus sampai yang nyakitin hati banget. Tapi mbuh diliat apa gak ama bapak e.  Rasanya kalau mentri itu ada di depan netizen, mungkin udah di cubit manja deh. eaaaaa.
Yang pasti katanya, gagasan sang mentri mendapat angin segar dari pak Presiden. Joss!
Dalam akun twitternya, Pak Jokowi memposting sebuah foto dirinya bersama sejumlah anak-anak yang antusisa.
“Senang lihat anak2 ceria & optimis. Masa depan Indonesia di tangan mereka yang OPTIMIS & BERANI BERKOMPETISI -Jkw” Ciutnya
Ia pak.. optimis dan berani kompetisi bukan cuma kalau difullkan kegiatannya disekolah. Anak bukan robot pak. Perlu juga bobo cantik dan main layangan trus jalan-jalan ke kebun binatang.

Semoga gagasan ini tidaklah menjadi suatu kenyataan karena kalau ia, negara ini akan semakin menggemaskan saja.

4 thoughts on “Kejutan Muhadjir yang Menggemaskan

  1. Saya sebenarnya setuju, asalkan masuk sekolahnya gak jam 6.30 seperti yg lg diterapkan SD negeri. Misal masuk jam 7.30 trus pulang jam 14.00 atau 15.00. Saya masih lihat programnya dulu nih, se full day apa sih?!

  2. nggemesin banget. kebayang anak saya full day di sekolahan. Jiwa petualangannya yg mengasah kecerdasan emosinya bakalan berkurang. Semoga pak mentri mengkaji ulang dengan melibatkan banyak pihak.

    Saya ajah yg kantoran dari jam 8 – jam 5 otak rasanya penuuuuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s