Aside

Terburu-buru

Sekarang semua orang suka terburu-buru.

Tadi ketika ada pengalihan jalur karena salah satu ruas jalan di Ambon tutup, semua kendaraan seakan berlomba mencapai tujuan yang mungkin tiada akhir. Kala terhenti sejenak saja, semua membunyikan klakson bahkan mereka berteriak marah. Seakan menunggu sedetik saja adalah pekerjaan paling sia-sia di dunia ini. Mengerikan
Orang-orang semakin letih menunggu. Anak-anak muda penggemar drama korea bahkan rela menghabiskan uang jajannya untuk membeli pulsa internet serta begadang semalaman demi memuaskan rasa penasaran terhadap episode lanjutan drama yang sedang populer kini. Kalau menonton besok hari tak ada kesempatan lagi karena ‘geng’ mereka pasti sudah menonton. Ibu-ibu yang gemar film India suka mengintip sinopsis episode yang lebih maju di internet agar membuktikan bahwa prediksi mereka akan episode esok hari tak meleset.
Orang yang berjalan santai dan singgah bertukar cerita dengan kenalannya adalah pemandangan langka di dareah urban. Sekarang orang lebih memilih curhat lewat media sosial karena secara parelel juga bisa mengerjakan pekerjaan lain.
Memang ada hal-hal yang urgent dan harus diselesaikan. Tapi sekarang semua orang menganggap dunianya yang paling penting.

Kita terburu-buru bila ingin sampai tujuan. Bila ada tantangan menghalangi kita menjadi frustasi dan marah.

Cobalah sejenak untuk menikmati jeda, berjalan pelan, menghirup udara sekitar dan tersenyum. Sungguh itu tak membunuh. Kadang kita perlu jeda untuk membersihkan kepala dan melangkah lebih pasti esok.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s