Puas Gak Sih Beli Produk The Body Shop?

shopping-1761233_960_720

Buat pecinta produk perawatan tubuh, pasti udah akrab dengan The Body Shop (TBS). Brand asal Inggris ini sudah merambah ke pasar Indonesia cukup lama, dari tahun 1992. Boleh dbilang brand ini adalah salah satu pelopor produk kosmetik yang ramah lingkungan. Sampe sekarang mereka masih setia buat menggunakan bahan-bahan alami serta melawan uji coba bahan kosmetik ke hewan.

Produk TBS ini memang tak dijual di toko-toko kelontong seperti kosmetik kebanyakan. Mereka punya gerai khusus di mall dan itu membuat harganya cukup menguras dompet, terutama buat sobat misqqqinnn kaya aku. Asli! Sabun mandi cair yang 60 ml aja harganya 50K. Bandingin dong sama Lux atau Lifeboy yang bisa didapatkan dengan harga 20 K dan punya isi yang lebih banyak.

Beli gak Sih?
Dengan harga yang lebih mahal dari produk kebanyakan sebenarnya layak gak sih beli The Body Shop? Buat aku sih layak. Meskipun mahal, produk dari TBS itu bisa dalam jangka waktu yang cukup lama. Misalnya Body Mist, dengan ukuran 100 ml dan harga 150 K, bisa dipakai maksimal 3-4 bulan. Lumayan kan?
Trus buat yang cari produk-produk dengan bahan alami dan  tak pasaran, TBS adalah surganya!!! Bahkan TBS ini punya situs belanja online sendiri loh. Jadi kalau di daerah kalian belum ada gerainya, ya tinggal ke manfaatin fasilitas ini aja.

Produk Favorit
Dulu waktu pertama kali belanja di TBS sekitar tahun 2010an, saya ingat beli lip balm yang punya rasa Strawberry! Duh itu juara banget sayang sekarang sudah gak dijual lagi. Trus makin ke sini, pake produk TBS ga rutin sih kecuali Body Mistnya.

British rose
British Rose The Body Shop

Sebelum kamu bisa beli parfum Chanel atau Bvlgari yang asli, kamu bisa mulai dari TBS. HeHe.  Sejauh ini, favorit saya sih British Rose, gak tau nanti ya. Saya udah coba yang varian Shea, Atlas Rose juga Mango. Kalau sekarang lagi pake yang British Rose dan aromanya soft. Enak!

Manggo
The Body Shop Mango Scrub

 

Ini scrub favorit abis! Selain aromanya yang mood booster, beneran loh waktu selesai pake ini kulitnya beneran halus banget. Recomended pokoknya!

Aloe Foaming Facial Wash
Aloe Foaming Facial Wash

Buat saya yang tipe kulitnya sensitif dan berjewarat gini, rada susah memang cari facial wash. Mau pake yang tea tree, takut jadi tampah meradang wajah. Jadi, saya pilih aloe vera. So far sih aman-aman aja pake ini, gak ada break out. Trus, merah-merah di pipi pun berkurang.
Memang prosesnya agak lama sih dan buat hilangin jerawat, kayaknya harus pake produk lain. Trus buat cream malamnya pernah coba sampelnya tapi malah bikin bruntusan jadi say good bye.

chinnese gingseng
Chinese Gingseng & Rice Clarifying Peeling

Ini sih masker superb! Dari aroma sampe khasiatnya juara. Sayang, agar berat di kantong jadi kudu nabung dulu baru beli ini!

So masih ingin belanja di The Body Shop? Iya dong. Meskipun harus pinter-pinter ngatur duit dan gak tiap bulan juga. Yang penting pas masuk TBS jangan lapar mata aja sih dan pastikan sesuaikan dengan kondisi kulit juga. Selamat mencoba

Advertisements

Cewek Paling Badung di Sekolah

Cewek paling badung di Sekolah
Cewek Paling Badung di Sekolah – Enid Blyton

Judul Buku: Cewek Paling Badung di Sekolah
Pengarang: Enid Blyton
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9789792280302
Cetakan Kesepuluh ; Juni 2017

Siapa sih anak yang senang bila disuruh masuk ke sekolah Asrama? Bayangan sekolah yang seram, kehidupan serba teratur dan jauh dari orang tua menjadi momok yang menakutkan.
Hal yang sama juga dialami Elizabeth Allen. Ia hidup bergelimang harta dan dikelilingi mainan mewah. Sayangnya, sifatnya yang begitu nakal membuat para pengasuhnya harus angkat tangan.
Ibunya yang harus menemani sang ayah berpergian ke luar negeri, kemudian memutuskan memasukan Elizabeth ke sekolah asrama Whyteleafe. Tentu saja, hal ini ditentang habis-habisan oleh Elizabeth.
Meskipun setuju untuk masuk ke sekolah, Elizabeth bertekad menjadi anak yang paling badung, agar seisi sekolah tak tahan kepadanya dan langsung mengirimnya pulang.
Ternyata, tinggal di Whyteleafe membuat Elizabeth mengubah pola pikirnya. Sistem sekolah yang unik, membuat gadis kecil itu tak habis pikir. Belum lagi, ia kemudian menemukan sahabatnya, Joan serta pelajaran kesukaannya.
Tapi, karena sudah berjanji untuk menjadi murid yang paling badung, Elizabeth yang tak ingin menjilat ludahnya kini, lalu menyusun rencana demi rencana.
***
Saya suka sekali dengan penggambaran tokoh Elizabeth dalam buku ini. Ia memiliki karakter kuat dan memiliki tujuan hidup yang jelas. Buku ini bagus sekali dijadikan bahan bacaaan anak-anak.
Buat orang dewasa, juga seru kok. Tingkah konyol Elizabeth bikin kita senyum sendiri. Banyak hal yang bisa kalian pelajari disini. Oh ia, buku ini dibuat beberapa seri jadi saya langsung penasaran mencari edisi selanjutnya.
Berikut beberapa kutipan favorit saya dalam ‘Cewek Paling Badung di Sekolah’

Kau cuma tidak mau menerima pikiran waras saja. Permainan musikmu mungkin bagus tapi cara berpikirmu sama sekali di bawah hitungan (hal 244)

Hanya orang-orang yang kuat saja yang berani mengubah pendirian karena mereka menyadari bahwa pendirian mereka ternyata salah (hal 241)

Wah! Anak-anak selalu mengherankan kita (hal 223)

4 dari 5 bintang untuk buku ini. 

Perlu Gak Sih Nabung Saham?

Logo Yuk Nabung Saham

Beberapa tahun terakhir, Bursa Efek Indonesia (BEI) semakin gencar mempromsikan gerakan investasi saham, melalui ‘Yuk, Nabung Saham’. Gerakan ini mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal.
Well, buat saya yang backgroundnya bukan jurusan ekonomi, selalu berpikir bahwa nabung saham adalah kegiatannya para orang berduit banyak. Buat sobat miskin kaya saya bisa apa???
Tapi, tahun lalu, saya dapat kerjaan untuk nulis konten tentang saham. Nah, dari situ mulai mengubah cara berpikir tentang saham. Setelah nyari-nyari informasi, akhirnya saya ikut kelas pasar modal yang diadain Bursa Efek Indonesia cabang Ambon.

Apa Sih Saham Itu?
Kalau menurut BEI, Saham adalah salah satu tanda penyertaan modal dalam suatu perusahaan. Jadi, kalau kita punya sebagian saham perusahaan tertentu, kita adalah salah satu pemilik perusahaan itu.
Ibaratnya, bila saham perusahaan itu diandaikan dengan sebuah buku. Nah, semua masyarakat berhak membeli setiap halaman dalam buku tersebut. Kamu bisa beli berapapun halaman buku yang diinginkan, yang penting memiliki modal dan masih tersedia.

Ikut Kelas Pasar Modal

Kelas Pasar Modal Ambon
Suasana Kelas Pasar Modal, Ambon, ketika Mas Haris, Perwakilan RHB Sekuritas Memberi Materi (Foto Oleh IDX Ambon)


Buat orang yang masih awam dengan saham, saya pikir sebaiknya saya ikut kelas atau kursus. Memang, internet dan buku menyediakan banyak informasi berguna. Tapi kalau belajar dasar-dasarnya ke yang ahli bisa dilakukan, kenapa tidak?
Banyak kelas online yang tersedia dari beberapa pakar investasi saham, misalnya dari Ellen May. Tapi suatu ketika, saya lewat di depan kantor BEI, dan disana ada spanduk tentang kelas pasar modal.
Oh, ternyata ada, saya pikir hanya di Jakarta saja selama ini. Hehehe. Saya pun langsung daftar dan biaya pendaftaran Rp100.000. Biaya tersebut akan digunakan untuk membukakan rekening sekuritas.
FYI, kalau mau berinvestasi saham di pasar modal, kita harus punya rekening sekuritas.  Rekening ini sangat berbeda dengan rekening bank biasanya, karena memang ditujukkan untuk bertransaksi saham.
Biasanya, beberapa bank di Indonesia juga punya rekening sekuritas misalnya di bank Mandiri atau BNI. Kamu juga bisa membuka rekening sekuritas di perusahaan sekuritas. Sementara BEI disini posisinya adalah pengelola pasar modal.
Di Ambon , baru ada dua  perusahan sekuritas yakni RHB Sekuritas dan Philip Sekuritas. Dua-duanya adalah perusahaan Asing yang sudah cukup lama beroperasi di Indonesia. Kalau BEI Cabang Ambon, langsung bekerja sama dengan RHB Sekuritas. Jadi, kita yang ikut kelas pasar modal, langsung otomatis buka rekening dan jadi nasabah RHB.

Apa Sih yang Didapat?

Paparan Materi dari Perwakilan dari BEI
Paparan Materi dari Perwakilan dari BEI, Mas Alberto (Foto: IDX Ambon)

Tentu saja, yang kita dapat dari kelas ini adalah pengetahuan mengenai pasar modal, dan investasi saham. Pematerinya ada dua, satu dari BEI dan satu lagi dari RHB. Seru kok karena saya jadi belajar sesuatu yang baru!
Nah, nantinya setelah kita ikut kelas pasar modal, RHB juga akan menyediakan kelas trading, yang akan membantu kita melakukan transaksi jual beli saham nantinya.
Sayangnya, peminatnya masih jauh dari maksimal. Kelas yang saya ikuti, cuma berisi 6 orang. Memang sih ada peserta yang udah duluan, tapi tetap aja jauh dibanding masyarakat Jakarta yang bahkan untuk ikut kelas pasar modal harus masuk daftar antri.

Perlu Gak Sih Nabung Saham?

Menabung Saham
Perlu Dong! Banget. Alasan utamanya, karena untungnya yang menggiurkan, yakni 11,59 persen. Sementara untuk emas untungnya bisa mencapai 7,6 persen dan deposito itu sekitar 6 persen.
Tapi, harus diingat karena saham itu fluktuatif sekali, maka resiko kerugian juga besar. Yah, semua investasi tentu harus ada resikonya. Satu kunci suksesnya yaitu terus belajar, teliti dan jangan lupa investasi.
Buat yang di Ambon, kalian bisa langsung datang ke kantornya di Jalan Philip Latumahina No 16 (Samping kantor Garuda). Yuk, nabung saham untuk masa depan yang lebih baik.

3 Film Romantis dari Netflix Buat Akhir Pekan Ini

Akhir pekan datang lagi! Bagi yang tak ada agenda jalan-jalan atau kegiatan lainnya, menghabiskan waktu dengan nonton film di rumah bisa menjadi pilihan. Film yang saya rekomendasikan kali ini masuk genre komedi romantis. Jadi siap-siap ketawa dan senyum-senyum sendiri. Selamat menikmati akhir pekan ya.

1. To All the Boys I’ve Loved Before

To All the Boys I've Loved Before
Sumber : The Roar

Kalau lihat posternya pasti sudah tertebak dong, flim ini pasti berkaitan dengan surat cinta. Film ini mengisahkan tentang gadis keturunan Korea Amerika, Lara Jean (Lana Condor), yang menulis surat kepada setiap pria yang membuatnya jatuh hati. Namun, surat-surat tersebut tak dikirim dan disimpan dalam kotak pribadi yang diberikan mendiang ibunya.
Entah bagaimana surat itu bisa tersebar dan jadi masalah karena salah satu penerima surat tersebut adalah sahabat baiknya, Josh, yang juga berstatus sebagai pacar kakaknya.
Kebayang dong, bingungnya Lara Jane. Tanpa pikir panjang, ia langsung menjalin hubungan palsu dengan Peter (Noah Centineo), yang juga salah satu penerima suratnya. Sepanjang menyaksikan film ini, saya senyum-senyum sendiri dong karena banyak jokes dan kejadian lucu.
Kalau untuk adegan romantis, khas anak remaja Amerika tapi bagus karena tak terlalu banyak adegan vulgar. Buku ini diangkat dari novel berjudul sama yang dikarang oleh Jenny Han. Ternyata novel ini trilogy loh jadi ku penasaran cari bukunya! (3,5 dari 5 untuk film ini).

2. Kissing Both

Kissing Both
Sumber Gambar: Walmart

Film ini merupakan film komedi romantis unggulan Netflix lainnya yang dirilis tahun ini, yang juga merupakan film adaptasi dari novel karangan, Beth Reekles. Saya tertarik nonton film ini karena Joey King yang memerankan Elle Evans. Gosh, I love her since Ramona and Beezus.
Kissing Both bercerita soal pertemanan antara Elle dan Lee Flyn (Joel Courtney). Karena ibu keduanya berteman, mereka pun otomatis menjadi teman akrab sejak kecil. Sayangnya, Elle melanggar salah satu aturan pertemanan mereka yaitu tak boleh saling berpacaran dengan keluarga dekat keduanya.
Tak ingin kehilangan Lee dan juga kekasihnya, Noah, (kakak Lee), Elle kemudian menyembunyikan hubungan cintanya. Hubungan Elle dan Noah ini ya sweet abis tapi ku lebih suka liat Elle waktu ada bareng Lee. Haha.
Well, film ini banyak adegan yang vulgar kalau di banding dengan To All The Boys I’ve Love Before. Jadi harus ditonton oleh remaja yang sudah berumur 17 plus. (3 dari 5 bintang untuk film ini).

 

3. Set It Up

Set It Up
Sumber gambar: Netflix


Bagi para pekerja kantoran yang sering disuruh kerja lembur sama bosnya, harus banget nonton ini. Adalah dua orang sekretaris, Harper (Zoey Deutch) dan Charlie (Glen Powell) yang memiliki bos super druper workaholic.
Keduanya sampe tak punya waktu untuk menjalani kehidupan pribadi saking sibuknya di kantor. Karena berkantor di gedung yang sama, suatu saat mereka ketemu. Muncullah ide menjodohkan bosnya masing-masing yang sedang singel.
Pokoknya film ini lucu dan seru abis. Serulah buat ditonton. Meski sudah masuk kategori dewasa, gak banyak kok adegan vulgarnya. Ada Lucy Liu loh yang jadi bosnya Harper. Kebayang kak gimana ngeselinnya. (4 dari 5 bintang buat Set It Up).