Hujan Untukmu!

Catch My Rain Love
Catch My Rain Love (pics from teardroplies.wordpress.com)

Surat ini kutitipkan bersama kaki-kaki hujan yang membasahi halaman hijaumu.
Mengapa hujan?
Karena dalam nuansa basah itu  selalu kuselipkan rindu ku yang tak kunjung kering

Tak perlu kau tanyakan mengapa aku selalu punya cukup rindu padamu
Itu pertanyaan yang tak bisa kutemui jawabannya
Mirip jika aku bertanya apakah kau tidak bisa berhenti merokok?
Kau selalu saja tersenyum pahit.

Aku  merindukan hadirmu lagi disisiku!
Aku tahu kau selalu tak mudah mengatakan rindu apalagi cinta
Dan walaupun jarak sudah membantai sedemikian rupa, kau tetap saja kau.
Tapi nada dan tindakanmu tak akan pernah bisa bohong.
Pstttt! Jangan berdebat kali ini sayang
Diamlah! Pejamkan mata dan tersenyum.
Nikmatilah kaki hujan yang tumpah ruah.
Sesapi rinduku dalam-dalam disela-sela hujan yang ku kirim padamu.

Hujan itu akan membasuh separuh kemarau dihatimu, Ya, separuh saja.
Separuh lagi akan segera terhapus jika kita sudah berjumpa.
Kau selalu tahu tak ada yang paling manjur mengahapus rindu selain sebuah pertemuaan bukan?

Dari : Perempuan yang selalu menunggu mu untuk memadamkan kesahnya di kota ini.

-Yogyakarta tanggal tujuh bulan kedua tahun ular air-

Advertisements

Home Soon!

Paris, 2013 – Sebagai balasan suratmu

Kepada sang pencinta Latte,

Dengan malam-malam penuh yang kulalui, aku masih baik-baik saja di sini sayang
Aku harap kau juga baik-baik di sana.

Hari ini tampaknya seperti biasanya.
Lalu sambil menyesap aroma kopi yang kau kirim bersama suratmu, rembulan  menyapaku.
Tapi  kali ini cahanya tak lagi menggemaskan seperti biasanya karena kerinduan ku padamu begitu tak beraturan.
Aku memesan vanila latte dan pancake dengan toping maple syrup  kegemaranmu.
Itu pilihan santapan malam yang keliru!
Setiap sesapan latte dan remah pancake yang kunikmati semakin mengingatkan ku padamu.
Ah, sayang….
Andai  saja tanggung jawab itu tak berarti apa-apa.

Aku ingat suara  renyahmu saat mendendangkan toxic-nya Britney
Lalu bagaimana dengan manjanya kau meminta aku membuatkan secangkir teh Jahe saat kau kehujanan
Aku merindukan meja vintage biru kita dan semua obralannya
Aku rindu aroma latte yang berpadu nikmat dengan parfummu

Aku harap saat ini  kau dan meja vintage biru kita bisa ada sini.
Aku sangat kesepian diriuh kota ini.
Tapi itulah jalan yang harus kita tempuh sayang!

Perjumpaan kita sudah tak lagi lama sayang.
Aku akan pulang, aku janji.
Aku akan segera pulang.

Kehadiranmu disisiku memang selalu lebih dari cukup, embun pagiku.

Dari Lelaki yang mencintamu sepenuh jiwa

A Lovely Pirates

Disney_Portraits_Jack_Sparrow_01
My Dear Pirates (pics from http://sassisamblog.com)

Dear Captain Sparrow,

Bagaimana kabarmu di antah berantah kini?
Sudahkah kau kembali dari perjalanan panjangmu mengejar Black Pearl ?
Bagaimana dengan Mr. Gibbs, Angelica dan Ayahmu Cap. Teague?

Ya, ya, Aku tahu. Aku memasang gambar mu begitu besar,
Tapi apa lagi yang bisa dilakukan seorang penggemar terhadap idolanya yang hampir dua tahun tidak lagi muncul selain terus menatap gambar idolanya?

Mr. Sparrow!
Orang bilang jika menggemari berlebihan itu tak baik .
Tapi aku tak peduli, karena semua tentang dirimu tak bisa ku benci.
Aku tak bisa menyalahkan perasaan bukan?

Kapten,
Aku suka caramu tertawa dan bernyanyi.
Aku suka obesimu yang bergelimang terhadap Black Pearl.
Aku suka muka konyol mu
Aku suka tawa lirihmu
Bahkan caramu menegak Rum 🙂

Jalan pikiranmu yang cerdas & tak pernah terkira itu, bagaimana mungkin aku tak tergila-gila???

Kembalilah ke daratan barang sejenak
lalu ceritakanlah perjalanan panjang di samudera yang selalu kau kasihi itu!

Aku menanti Kau dan ceritamu lagi di sebuah bioskop.

Rinduku padamu sudah meluber sampai di Tortuga Jack!

With Love,

Your Admire

Embun dan Kopi

Embun dan Kopi sejatinya menyatu. Kita juga semestinya
Embun dan Kopi sejatinya menyatu. Kita juga semestinya
(pic take from desktopwallpaperz.com )

Kepada sang penikmat malam,

Surat ini aku kirimkan bersama aroma basah dari kopi kegemaranmu.
Aku mengirimnya bukan untuk menemanimu melewati malam yang tiada akhir di duniamu.
Aroma ini supaya kau ingat bahwa masih ada pagi yang datang mengawali hari.
Dan saat pagi masih ada aku dengan secangkir kopi dan pancake di meja vintage kita.
Udara pagi tak akan pernah menyakitimu.
Sesapilah embun di tangkai bunga, sangat bagus untuk mengusap kepedihan dan ketakutan di matamu.

Pulang lah sayang!
Aku merindukan saat kau menyesap secangkir kopi sambil tersenyum padaku.

Itu sudah lebih dari berjuta-juta rupiah yang kau terus kejar.
Kehadiranmu disisiku memang selalu lebih dari cukup.

With Love,

Embun Pagimu